Tampilkan postingan dengan label Tips Dapur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Dapur. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Februari 2014

Tips Memilih, Menyimpan, dan Memasak Polong-polongan

Salah satu sumber protein dan karbohidrat yang bermanfaat bagi tubuh adalah polong-polongan.

Tanaman biji-bijian yang berbentuk bulat atau agak pipih ini memberikan energi sepanjang hari dengan kadar gula yang konstan.

Dapat dikatakan polong-polongan bisa menggantikan peran gizi dari daging.

Untuk mendapatkan polong-polongan yang bagus tidak begitu sulit, Anda bisa menyimak tiga tips di bawah ini.

Tips Memilih Polong-polongan
  • Agar polong-polongan matang dengan merata ketika diolah, maka pilihlah polong-polongan yang ukurannya sama.
  • Hindari memilih polong-polongan yang sudah tidak segar, berbau apek, dan berjamur. Pasalnya, polong-polongan yang seperti ini biasanya sudah berulat dan berkutu.
  • Perhatikan tanggal kadaluwarsa dan kondisi kaleng penyimpanannya bila membeli polong-polongan dalam kemasan kaleng.

Kacang Merah
dinarkirei / www.gambargratis.com

Tips Menyimpan Polong-polongan

Polong-polongan disimpan pada suhu kamar dan ditempatkan pada wadah yang kedap udara serta dijauhkan dari panas, terang, dan lembab. Cara tersebut bisa membuat polong-polongan bertahan lebih lama.

Tips Memasak Polong-polongan

Sebaiknya polong-polongan yang kering direndam selama 6 hingga 8 jam dalam air dingin sebelum diolah supaya teksturnya lebih lunak dan cepat matang ketika diolah. Sementara polong-polongan segar bisa langsung diolah setelah dicuci sampai bersih terlebih dahulu.

Senin, 03 Februari 2014

Tips Memilih Buah untuk Penghias Dessert

Ada beragam jenis garnis yang dapat digunakan untuk mempercantik penampilan dessert atau hidangan penutup. Salah satu garnis yang digunakan untuk membuat dessert tampil menarik adalah irisan buah segar. 

Garnis buah dapat memberikan paduan rasa yang lezat dan menyempurnakan nutrisi yang terkandung dalam dessert.

Berikut beberapa jenis buah-buahan yang bisa digunakan sebagai padanan tepat untuk dessert.

1. Buah Cape Goosebarry

Buah ini mempunyai tekstur yang cukup kenyal dan mengandung air. Daging buah ini berwarna kuning terang, berbentuk bundar, dan terbungkus oleh daun berwarna kuning kecokelatan. Anda bisa membuka daun dan menariknya ke bawah sehingga membentuk kelopak saat hendak menggunakan buah ini.

Pilih buah dengan kelopak yang kering dan ringan. Buah yang satu ini akan terlihat cantik bila digunakan sebagai hiasan pada mousse, puding, dan cake.

Untuk membuatnya sebagai garnis pada dessert, Anda dapat menyelupkan buah ini ke dalam larutan gelatin untuk memberikan efek kilap pada buah. Selain itu, Anda dapat pula menyelupkan setengah bagian buah ke dalam cokelat tim atau melapis biah dengan gula pasir halus.

2. Buah Belimbing

Belimbing Manis
ellis / www.gambargratis.com

Buah yang gampang diperoleh di Indonesia ini mempunyai beragam varian. Misalnya saja, belimbing dewa dan belimbing dewi. Buah yang satu ini bila diiris akan membentuk bintang yang memunculkan kesan eksotis.
Belimbing dipakai untuk menghias bagian bibir gelas yang digunakan sebagai wadah dessert seperti mousse, tarlet, atau puding. Pilih belimbing yang berukuran sedang dengan warna hijau atau kuning terang yang merata.

3. Buah Kiwi

Buah Kiwi Gold
etiumj / downloadgratisgambar.com

Buah kiwi memiliki pola yang unik pada bagian dalam daing buahnya. Buah ini mempunyai varian warna yang beragam, di antaranya adalah merah, kuning, dan hijau. Kandungan vitamin C-nya lebih banyak dua kali dari buah jeruk. Rasa buah kiwi yang lezat dan tajam dapat menetralisir rasa manis dari gula, krim, atau cokelat.

Pilih buah kiwi dengan tingkat kematangan sedang dengan cara menekan daging buah. Pilihan yang tepat adalah buah yang tidak keras atau lunak. Buah kiwi bisa dipakai sebagai penghias puding, tarlet, dan cake.

Untuk menjadikannya sebagai garnis dessert, Anda dapat memotongnya menjadi beberapa bentuk khas seperti potong bundar tipis yang lalu disusun menyerupai kelopak bunga, atau potong setengah lingkaran yang dipakai untuk membentuk sayap kupu-kupu. Untuk potongan yang sederhana, Anda dapat membentuk potongan dadu dan menyusunnya di atas dessert.

Sabtu, 25 Januari 2014

Tips Membuat Ikan Goreng Tepung Menjadi Lebih Garing

Tidak semua anak menyukai atau gemar memakan ikan. Nah, biasanya sang ibu selalu membuat ikan berbalut tepung yang digoreng hingga renyah untuk menyiasati anak yang tidak suka makan ikan. Namun, hasil gorengan ikan tepung ini tidak selalu renyah.

Ikan tepung goreng yang tidak renyah ini disebabkan oleh cairan dan kelembaban dari daging ikan yang terserap ke tepung.

Seorang chef menyarankan untuk menghilangkan semua carian dalam daging untuk membuat ikan goreng menjadi lebih garing. Bagaimana caranya?

Ikan Nila Goreng Tepung
trianioke / www.gambargratis.com

Semua cairan yang ada di dalam ikan dihilangkan terlebih dahulu sebelum ikan digoreng. Supaya cairannya terserap semua, maka daging ikan tadi diletakkan di atas tisu kertas.

Anda dapat langsung mengolah dan membungkus ikan tersebut dengan tepung setelah cairannya dihilangkan. Supaya lebih garing lagi, goreng ikan dengan campuran minyak dan mentega.

Jumat, 24 Januari 2014

9 Tips Praktis Seputar Kuliner

Berikut ini akan disajikan sembilan tips praktis yang berhubungan dengan dunia kuliner. Selamat menyimak dan semoga bermanfaat.

1. Cara Membuat Talas Tidak Gatal

Talas kerap  kali menyebabkan gatal saat kita memakannya. Nah, sebaiknya cuci talas tersebut sebelum dikupas supaya tidak terjadi hal gatal. Talas yang dicuci setelah dikupas akan mengeluarkan lendir dan menimbulkan gatal.

2. Cara Memilih Brokoli yang Segar

Untuk memilih brokoli yang segar yaitu pertama, pilih kuntum brokoli yang masih kuncup dan padat dengan warna hijau gelap yang merata. Hindari memilih brokoli yang terdapat bercak kehitaman atau kekuningan. Kemudian periksa kesegaran brokoli  dengan cara menekan batang atas brokoli dengan ujung jari. Bila masih teras keras, artinya brokoli tersebut masih segar.

3. Cara Membuat Pisang Tidak Kekuningan

Ketika membuat pisang goreng atau banana cake, pisang yang sudah dikupas kulitnya akan tampak kecokelatan atau browning bila terlalu lama dibiarkan dalam suhu ruang sehingga tampilannya menjadi kurang menarik. Nah, untuk menghindari hal tersebut, taburi permukaan pisang dengan tepung terigu segera setelah dikupas.

Dua Rak Buah Pisang
yayajanuary / downloadgratisgambar.com
4. Cara Mudah Menyisihkan Kulit Telur yang Terjatuh di Adonan Telur

Pecahan kulit telur kerap kali ada yang terjatuh di dalam adonan ketika memecahkan telur di atasnya. Cukup susah rasanya bila pecahan tersebut diambil dengan memakai sendok atau tangan. Agar lebih mudah, pecahan kulit telur tersebut diambil dengan menggunakan cangkang telur.

5. Cara Menyajikan Minuman Dingin yang Lebih Segar

Sebaiknya gelas-gelas disimpan dalam freezer selama satu hingga dua jam sampai dingin dan berembun bila kan menyajikan minuman dingin. Kemudian tuangkan minuman dingin ke dalam gelas tersebut. Cara ini akan membuat minuman dingin teras lebih segar dan tahan lama dinginnya.

6. Cara Menyimpan Sirup yang Baik

Sebaiknya menyimpan sirup yang sudah dibuka kemasannya di dalam lemari pendingin. Suhu rendah bisa mengawetkan sirup hingga satu tahun. Sebaiknya tidak mengonsumsi sirup yang telah berubah warna dan kekentalannya sebab kemungkinan telah terkontaminasi oleh jamur.

7. Cara Menghilangkan Lemak pada Sup

Lemak kadang bermunculan di permukaan sup ketika sedang memasaknya. Lemak-lemak tersebut bisa dihilangkan dengan cara menambahkan selembar daun selada di atas permukaan sayur yang segan dipanaskan. Dengan begitu, lemak akan terserap dan hilang.

8. Tips Mengganti Vetsin untuk Masakan

Pemakaian vetsin di dalam akanan sangat tidak dianjurkan. Anda bisa menggantinya dengan irisan bengkuang yang ditambahkan ke dalam rebusan tumisan atau sayur. Cara tersebut akan membuat masakan menjadi lebih gurih alami.

9. Cara Mengatasi Kuku Kuning Karena Kunyit

Biasanya, kulit tangan dan kuku Anda turut menjadi kuning setelah mengupas kunyit. Untuk mengatasi hal ini, oleskan telapak tangan dan kuku dengan minyak kelapa sebelum mengupas kunyit. Cuci tangan dengan air langsung setelah mengupas kunyit.

Jumat, 15 November 2013

Tips Membuat Bumbu Blender Senikmat Bumbu Ulek

Hidangan yang diolah secara tradisional, biasanya memang lebih enak rasanya jika dibandingkan dengan olahan instan. Contohya saja dalam hal untuk menghaluskan bumbu. Bumbu-bumbu yang dihaluskan dengan cara diulek biasanya menghasilkan rasa bumbu masak yang enak.

Namun, proses menghaluskan bumbu dengan cara diulek memerlukan tenaga ekstra dan waktu yang lebih lama. Karena hal tersebut banyak orang  yang memutuskan untuk menggunakan blender dengan tujuan untuk menghemat tenaga dan waktu..

Sebenarnya tidak menjadi masalah bila untuk menghaluskan bumbu menggunakan blender. Hanya saja, biasanya rasa bumbu akan menjadi kurang nikmat.

Nah, sebaiknya memarkan bumbu terlebih dahulu sebelum diblender supaya rasa bumbu yang diblender ini sama nikmatnya dengan bumbu yang dihaluskan dengan cara diulek.

Pememaran bumbu tersebut sebelum diblender akan membantu mengeluarkan aroma dan minyak atsiri dari dalamnya. Minyak atsiri yang keluar tersebut akan membuat aroma dan rasa masakan akan menjadi lebih sedap.

Itulah sedikit tips untuk membuat rasa bumbu yang diblender senikmat bumbu yang diulek. Semoga bermanfaat.

Cara Memasak Terung Jepang dengan Tepat

Terung (terong) Jepang berbentuk lebih panjang, kurus, dan melengkung dibanding terung yang biasa dijumpai di pasar. Meskipun bentuknya agak berbeda, tetapi terung jenis ini mempunyai banyak nutrisi seperti terung pada umumnya. Oleh karena itu, banyak orang yang memilihnya sebagai makanan pendamping nasi.

Terung biasanya muncul dalam hidangan Italia atau Mediterania. Negara-negara di bagian Utara dan Asia Tenggara juga tidak asing dengan rasa terung. Terung Jepang dikenal lebih kurus dari terung jenis lainnya dan masak pada bulan Juli dan Oktober.

Terung Jepang ini kulitnya lebih tipis dan bijinya jarang sehingga lebih gampang diolah menjadi berbagai masakan. Daging buahnya yang lembut membuat terung Jepang mudah menyerap bumbu seperti jahe, miso, dan soy sauce.

Terung mengandung vitamin C, asam folat, potasium, dan zat besi. Makanan ini merupakan sumber serat, vitamin, dan mineral bagi Anda yang sedang berdiet. Terung mentah dikenal rendah kalori, lemak jenuh, dan sodium, yang hanya 20 kalori per cangkir.

Selain itu, terung Jepang juga mengandung antioksidan seperti nasunin yang dipercaya bisa melindungi membran sel di otak. Cara memasak yang berbeda dapat membuat segala macam nutrisi terung berubah. Kandungan sodium akan berlipat ganda jika terung dimasak dengan banyak soy sauce.

Dibandingkan dengan jenis terung lainnya, terung Jepang juga lebih lunak dan sedikit terasa pahit. Jangan berlebihan memberi bumbu sebab daging terung Jepang ekstra spongy. Sebelum dipanggang, taburi dengan air jeruk nipis atau sedikit cuka saja sebab terung Jepang mempunyai daya serap yang tinggi.

Jumat, 08 November 2013

Agar Tahu Lembut Tidak Mudah Hancur

Tahu lembut semacam tahu sutra atau tahu telur tentunya akan terasa lezat jika dibuat sup. Apalagi sup yang dibuat adalah sup yang kental. Pastinya terasa mengasyikkan bila menyantap sup seperti ini ketika cuaca dingin atau saat sedang turun hujan.

Karena mengandung banyak air, tahu lembut dikemas di dalam plastik kedap udara seperti es mambo atau di dalam mangkuk yang ditutup plastik kedap udara.

Tahu sutra sedikit lebih padat dibanding tahu telur. Tahu sutra dikemas di dalam kotak bertutup kedap. Sedangkan tahu telur dikemas di dalam plastik kedap udara mirip es mambo. Cara membukanya harus dipotong bersama plastiknya supaya tidak hancur.

Kuah sup dapat dibuat dari kaldu ayam, kaldu daging sapi, ikan, atau udang. Cara membuatnya, rebus ayam, ikan, daging, atau udang di dalam air dingin hingga matang. Apinya tidak boleh terlalu besar.

Supaya aroma sup terasa segar, tambahkan jahe agak banyak khusus untuk ikan dan udang. Kuah sup juga dapat ditambahkan taoco. Miso sup merupakan sup dengan taoco berisi tahu yang terkenal di Jepang.

Sup juga dapat dibuat sedikit manis, pedas, atau asam. Gabungan antara pedas dan asam juga pas untuk dibuat menjadi sup tahu. Sekarang, tahu telur dijual dalam berbagai rasa sehingga dapat disesuaikan dengan jenis kaldu atau kuah sup.

Nah, supaya tahu tidak mudah hancur, potong tahu tidak terlalu kecil. Usahakan supaya tidak diaduk terlalu sering saat tahu sudah masuk. Masukkan tahu terakhir. Jika membuat dalam jumlah banyak, ambil seperlunya saja. Masukkan tahu ke dalam sup yang akan disajikan saat itu.

Jumat, 01 November 2013

Tips Agar Warna Sayuran Rebus Tetap Segar

Penampilan sayuran yang segar dengan warna alami sayuran yang tidak berubah setelah direbus, tentu akan tampak menarik dan mengundang selera untuk menyantapnya.

Namun, teknik merebus untuk sayuran dapat membuat warna sayuran berubah menjadi pucat dan terlihat tidak menarik.

Kalau sudah begitu, selera makan kita bisa berkurang untuk menikmatinya. Padahal, makanan yang direbus itu lebih sehat jika dibandingkan dengan yang digoreng. Begitu pula dengan sayuran.

Memang ada teknik tertentu untuk membuat sayuran rebus ini "seindah" sayuran yang ada di restoran. Apa sajakah tekniknya?

Nah, berikut ini tips-tips yang diberikan oleh chef Arimbi Nimpuno dari Lifestyle Studio Ranch Market seperti dikutip Kompas.com dan dimuat di Warta Kota, Minggu (27/10/2013).

Sayuran Rebus
gambargratis.com/judith

  1. Sayuran direbus setelah diangkat langsung dituangkan air dingin ke dalamnya. Hal ini akan membuat warna sayuran tidak berubah dan segar.
  2. Diamkan sayuran kurang lebih selama 15 menit setelah sayuran dituangkan air dingin atau air es.
  3. Setelah itu, tuangkan kembali air hangat ke sayuran. Tujuannya adalah untuk menjaga kesegaran pada sayuran.
  4. Hidangkan sayuran rebis tersbut

Warna sayuran rebus yang tetap segar dengan warna alami sayuran sekarang bisa Anda dapatkan di rumah. Selamat mencoba!

Sabtu, 05 Oktober 2013

Cara Membuat Fried Chicken Menjadi Lebih Sehat

Banyak orang yang menyukai ayam goreng atau fried chicken. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tentu sulit untuk menolak kelezatan ayam goreng yang berbalut tepung tersebut. Tidak sulit untuk menemukan ayam goreng tepung ini. Kita dapat dengan mudah mendapatkan ayam goreng tepung ini mulai di pedagang kaki lima hingga restoran.

Namun, dibalik mudahnya menemukan makanan ini, sebagai orangtua Anda tentu mengkhawatirkan masalah gizi dan kesehatannya. Nah, untuk memastikan ayam goreng tepung ini aman dan sehat dinikmati anak-anak, sebaiknya buat sendiri saja di rumah.

Simak beberapa trik untuk membuat fried chicken ini menjadi lebih sehat seperti dilansir Kompas.com dan dimuat di koran Warta Kota (18/08/2013) berikut ini.

Ayam Goreng Tepung
NOVIAMARZUKI - gambargambargratis.com
1. Hilangkan Kulit Ayam

Bukan kulit yang membuat ayam menjadi lebih garing dan gurih melainkan lapisan tepung dan bumbu yang ada di dalamnya. Jadi, ayam juga dapat menjadi garing asalkan dilapisi dengan tepung dan digoreng. Sebagai bahan pertimbangan, satu bagian ayam yang tidak dihilangkan kulitnya mengandung tujuh gram lemak jenuh. Sementara bila kulitnya dibuang, kandungan lemak jenuhnya berkurang hingga menjadi sekitar dua gram saja. Berkurang banyak 'kan?

2. Rendam Ayam dalam Bumbu

Ayam yang direndam dalam bumbu akan membuatnya lebih gurih dan nikmat. Di samping itu, merendam ayam dalam campuran bumbu dan mentega akan membantu memecah protein dalam daging sehingga menjadi lebih lembut. Rendam ayam antara 30 menit dan maksimal delapan jam (supaya rasanya meresap dengan sempurna).

3. Ayam Jangan Digoreng

Menggoreng ayam dalam minyak yang banyak dan panas akan mengikat lemak tak jenuh dari minyak ke daging (yang meningkatkan kolesterol). Sebaiknya ayam tepung ini dipanggang saja. Caranya yaitu, panaskan oven hingga 220°C. Setelah oven panas, Anda dapat memanggangnya hingga berubah warna, dagingnya empuk, dan tingkat kematangan yang diinginkan. Hasilnya ayam yang renyah, sehat, dan tidak kalah enak dengan yang digoreng.

Itulah informasi mengenai beberapa kiat dalam membuat fried chicken menjadi lebih sehat. Selamat mencoba!

Senin, 02 September 2013

Cara Menyimpan Adonan Kue Kering

Seringkali adonan basah dengan hasil kue kering menjadi berbeda jauh jumlahnya saat membuat kue kering. Adonan yang tersisa dapat disimpan dan dipanggang sewaktu-waktu karena hasilnya menjadi terlalu banyak.

Namun, ada beberapa jenis adonan kue kering yang akan menjadi semakin enak bila makin lama disimpan. Contohnya, kue choco chip, drop cookies (kue yang dicetak dengan sendok), kue jahe, dan kue oatmeal.

Berikut cara tepat untuk menyimpan adonan kue kering.

1. Simpan adonan dalam ukuran kecil. Bagi adonan dengan menggunakan bantuan sendok es krim. Sendok ini akan membantu membagi adonan sama besar dan rata. Letakkan adonan ini dalam loyang pemanggang, lalu bekukan selama 15 - 20 menit.

Kue Kering Coklat Mede
gambargambargratis.com
2. Setelah beku, pindahkan adonan ke dalam wadah penyimpan. Lalu, tutup rapat dan simpan kembali dalam freezer. Dengan cara ini, adonan kue dapat bertahan hingga tiga bulan. Saat ingin memanggangnya kembali, tinggal diambil adonan ini secukupnya, kemudian diletakkan dalam loyang pemanggang. Adonan ini tidak perlu dilumerkan terlebih dahulu. Dipanggang saja seperti biasa. Hanya perlu ditambahkan waktu 1 - 2 menit dari total waktu memanggang.

(Koran Warta Kota, 30 Juni 2013)

Rabu, 21 Agustus 2013

Cara Menghindari Tumisan Lengket di Wajan

Salah satu masalah yang sering ditemui ketika memasak adalah tumisan yang lengket di wajan. Bila hal ini terjadi, maka masakan akan mudah gosong serta rasa makanan menjadi pahit. Di samping itu, kerak sisa makanan yang menempel ini sangat sulit untuk dibersihkan sehingga mencuci wajan menjadi susah.

Masakan yang lengket di wajan mungkin disebabkan oleh kurangnya minyak pada tumisan. Solusinya adalah dengan menambahkan minyak ke wajan. Tetapi, jangan menambahkan langsung minyak goreng ke atas sayuran tumis. Cara yang satu ini akan membuat masakan menjadi sangat berminyak serta tidak sehat.

Tumis Brokoli Bawang Putih
downloadgratisgambar.com

Sebaiknya gunakan spatula untuk mengaduk tumisan. Lalu, dorong ke salah satu sisi wajan. Selanjutnya, miringkan wajan ke bagian yang kosong supaya sisi ini lebih panas. Tambahkan minyak di bagian ini (1 - 2 sdm), dan biarkan minyak ini panas.

Sesudah itu, geser kembali tumisan ke minyak panas tersebut. Minyak panas ini akan membuat tumisan tidak lagi lengket ke wajan, walaupun tidak menggunakan penggorengan antilengket.

(Koran Warta Kota, 30 Juni 2013)

Sabtu, 06 Juli 2013

Tips Dapur Menjelang Puasa

Beberapa hari ke depan, insya Allah kita akan memasuki bulan Ramadhan 1434 H. Di dalam bulan puasa, tentu kita akan mengalami perubahan waktu makan dibanding bulan lainnya. Sahur di pagi hari dan berbuka puasa di malam hari.

Ada baiknya menjelang bulan puasa ini kita mempersiapkan bahan makanan apa saja yang harus ada di dapur.

Telur

Di dalam telur terkandung protein yang baik untuk kinerja otak dan tubuh secara keseluruhan. Telur juga dapat menjadi alternatif termudah menu masakan ketika keadaan darurat, misalnya telur ceplok atau telur dadar.

Telur Ayam

Ikan

Ikan berguna untuk memperkuat kinerja otak. Menu masakan ikan baik disajikan saat berbuka atau sahur.

Sayur

Rasa sayur yang segar bisa mencegah tubuh dari kekeringan serta menghilangkan rasa haus, lapar, dan lemas ketika berpuasa. Tak ada salahnya untuk menyuguhkan sayur berkuah ketika sahur.

Daging

Menu berbahan daging bisa disajikan ketika sahur maupun saat berbuka untuk me-recharge energi yang terpakai selama berpuasa.

Mentega

Bisa digunakan untuk olesan pada roti, sebagai pengganti minyak goreng, atau untuk variasi rasa masakan.

Buah-buahan

Supaya tubuh tetap segar dan bugar, ada baiknya menyiapkan buah-buahan pada saat sahur dan berbuka.

Resep Masakan

Cobalah untuk menyusun resep masakan untuk disajikan saat sahur dan berbuka selama berpuasa.

(klubnova.tabloidnova.com/koran Warta Kota, 30 Juni 2013)

Rabu, 12 Juni 2013

Tips Agar Makanan Tahan Lama di Lemari Es

Biasanya, ibu rumah tangga menyimpan sisa makanan dan sayuran yang tidak habis dimasak ke dalam lemari es. Tujuannya agar nanti bisa digunakan lagi bila dibutuhkan. Namun, pada akhirnya buah dan sayuran yang disimpan tersebut membusuk di dalam lemari es.

Bahan makanan memang tetap akan rusak dan membusuk meski sudah disimpan di dalam lemari es. Mengapa hal ini bisa terjadi? Karena kelembaban suhu lemari es justru akan membantu pertumbuhan jamur dan bakteri pada bahan makanan.

Buah atau sayuran yang busuk dapat merusak bahan makanan lain yang ada di dalam lemari es. Nah, agar bahan makanan dapat disimpan lebih lama, simak beberapa tips berikut ini.

1. Simpan dalam Wadah Kedap udara

Jenis kacang-kacangan dan bahan makanan kering lainnya disimpan dalam wadah kedap udara dan letakkan dalam suhu kamar. Dengan wadah kedap udara, kelembaban akan berkurang sehingga mencegah pembusukan. Jemur bahan kering ini dua bulan sekali untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri bila ingin menyimpannya dalam waktu lama.

2. Bekukan Buah-buahan

Simpan buah-buahn yang mudah busuk seperti anggur, ceri, atau stroberi ke dalam plastik yang dapat direkatkan (zip lock bag), setelah itu masukkan ke dalam freezer untuk dibekukan. Buah beku ini akan tahan selama empat hingga enam bulan.

3. Gunakan Aluminium Foil

Buah-bahan yang lunak tetapi berkulit seperti pisang, dibungkus dengan menggunakan aluminium foil untuk menghindarkan dari gejala bintik hitam dan keriput.

4. Jaga Kebersihan Lemari Es

Bersihkan lemari es dengan menggunakan antibakteri seminggu sekali. Setiap tiga bulan, lemari es harus dibersihkan secara keseluruhan. Lemari es yang terjaga kebersihannya akan membantu meningkatkan umur simpannya.

Nah, bagaimana Sob? Nggak sulit bukan untuk melakukan tips-tips di atas? Semoga tips ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Minggu, 10 Maret 2013

Tips Membeli Peranti Masak

Di zaman moderen seperti sekarang ini, peranti masak bukan hanya sekadar alat untuk memasak saja. Peranti masak hadir dengan teknologi canggih agar mempermudah penggunanya. Penampilannya juga menawan sekaligus aman.

Nah, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum membeli peranti masak berteknologi.

1. Kenali Kebutuhan Peranti Masak

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah mengenali kebutuhan peranti masak di rumah Anda. Bila sajian tumis dirasa lebih dominan, maka sebaiknya beli peranti penumis lebih dari satu dengan berbagai ukuran.

2. Kenali Jenis Bahan Peranti yang Aman

Peranti masak dapat terbuat dari stainless steel, non stick, keramik, atau peranti yang terbuat dari baja dengan bobot yang lebih berat. Pastikan Anda mengetahui jenis bahan peranti yang aman untuk makanan dan ramah lingkungan.

3. Baca Petunjuk Pemakaian dan Perawatan

Jangan segan untuk membaca petunjuk pemakaian dan perawatan atau tanyakan hal tersebut kepada pramuniaga. Selain itu, tanyakan pula mengenai garansi dan biaya perbaikan jika peranti masak yang digunakan kemudian rusak.

4. Mengedukasi Pembantu dengan Bahasa yang Mudah Dimengerti

Bila pembantu adalah orang yang sering menggunakan peranti masak di rumah, maka Anda harus mengedukasi mereka dengan bahasa yang gampang dimengerti . Selain itu, ajak juga mereka untuk mengikuti demo memasak.

5. Cari Tahu tentang Teknologi yang Digunakan

Untuk mempermudah penggunanya, produsen selalu melakukan inovasi dengan menciptakan peranti masak berbasis teknologi. Sebagai konsumen yang bijak, Anda harus mengetahui teknologi yang digunakan. Apakah memang benar-benar dibutuhkan atau sekadar buat gaya-gayaan. Pengetahuan tersebut dapat dilakukan dengan cara membuka internet, bertanya kepada penjualnya atau rajin mengikuti demo masak.

Selasa, 04 Desember 2012

Trik Membuat Bubur yang Lezat

Merebus bubur dengan menggunakan air kaldu yang dibuat sendiri akan membuat citarasa bubur menjadi semakin nikmat.

Untuk membuat kaldu ikan, rebus kepala, tulang dan ekor ikan dengan aneka sayuran sisa, misalnya bagian ujung wortel yang tak terpakai, daun bawang, sawi, seledri dan lain sebagainya. Demikian pula halnya dalam membuat kaldu ayam atau daging.

Panggang tulang sapi atau ayam sampai berwarna kecokelatan untuk mendapatkan aroma yang sedap.

Selanjutnya rebus dengan sisa sayur, daun bawang dan seledri. Perebusan dilakukan secara bertahap.

Pertama, rebus dengan menggunakan api sedang sampai mendidih. Setelah itu, rebus kembali dengan menutup panci menggunakan api kecil sampai menjadi kaldu yang  sedang kentalnya. Saringlah kaldu dengan penyaring halus sebelum kaldu digunakan.